Essai 2- Lakukan Plogging_Psikologi Lingkungan_25310410015_Fernando Erick Setya Dharma

“Membentuk Kebiasaan Positif Lewat Plogging dan Kepedulian Lingkungan”




FERNANDO ERICK SETYA DHARMA

25310410015

Psikologi Lingkungan / Kelas Karyawan (B)

Tugas Essai 2 Lakukan Plogging

Dosen Pengampu Dr. Arundati Shinta M.A.


FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PROKLAMASI 45

YOGYAKARTA


Lingkungan yang bersih tentu membuat kita merasa lebih nyaman ketika beraktivitas. Namun, pada kenyataannya masih dapat ditemukan sampah yang dibuang sembarangan di pinggir jalan maupun trotoar. Hal tersebut membuat lingkungan terlihat kurang rapi dan apabila dibiarkan dapat menimbulkan masalah kebersihan. Dari permasalahan tersebut, saya mencoba melakukan kegiatan plogging, yaitu menggabungkan aktivitas olahraga dengan kegiatan memungut sampah yang bertempat di:

1. Lokasi Pertama: Depan Lapangan Tenis Pemkab Sleman

  • Waktu & Jarak: Kamis, 8 Oktober 2026 Jam 15:00 - 16:00 WIB (1 jam) Jarak tempuh: ±4 km.

    2. Lokasi Kedua: Komplek Kantor Sekitar Lapangan Denggung

    • Waktu & Jarak: Kamis, 8 Oktober 2026 Jam 16:00 - 17:00 WIB (1 jam) Jarak tempuh: ±3 km.

    Proses Plogging dan Sampah yang Terkumpul

    Selama melakukan kegiatan plogging di sekitar Lapangan Denggung dan Lapangan Pemda Sleman, saya menemukan permasalahan yang hampir sama di kedua lokasi, yaitu masih adanya sampah yang dibuang sembarangan di pinggir jalan, trotoar, dan sekitar area lingkungan. Sampah yang paling banyak saya temukan merupakan sampah dari aktivitas sehari-hari, terutama sampah plastik dan bekas kemasan makanan.

    Dari dua kali kegiatan plogging yang saya lakukan, sampah yang berhasil dikumpulkan sekitar 1,5 kg. Jenis sampah yang saya temukan cukup beragam, tetapi sebagian besar terdiri dari:

    • Botol dan kemasan plastik bekas minuman.
    • Plastik atau bungkus makanan ringan.
    • Wadah makanan berbahan mika atau sterofoam.
    • Sampah kecil lainnya yang ditemukan di sekitar jalan dan trotoar.
    Sebelum melakukan kegiatan plogging, saya sudah memikirkan terlebih dahulu bagaimana sampah yang terkumpul akan dikelola. Setelah kegiatan selesai, sampah saya bawa pulang untuk dipilah berdasarkan jenisnya. Sampah seperti botol dan kemasan plastik yang masih bisa dimanfaatkan saya bersihkan dan kumpulkan untuk disetorkan ke bank sampah, sedangkan sampah yang sudah tidak bisa digunakan kembali saya buang pada tempat pembuangan sampah yang sesuai.



    Dokumentasi Kegiatan:


    Lokasi 1 (Depan Lapangan Tenis Pemkab Sleman)


    Sebelum Mengambil Sampah
    Sesudah Mengambil Sampah

















    Lokasi 2 (Komplek Kantor Sekitar Lapangan Denggung)



    Sesudah Mengambil Sampah
    Sebelum Mengambil Sampah















    Refleksi Psikologis

    Setelah melakukan kegiatan plogging, saya menjadi lebih sadar bahwa kebersihan lingkungan sangat dipengaruhi oleh kebiasaan dan perilaku manusia. Dalam kegiatan ini, saya merasa puas setelah melihat sampah yang berserakan menjadi berkurang dan lingkungan terlihat lebih bersih. Perasaan puas tersebut dapat menjadi penguat positif dalam konsep operant conditioning, karena pengalaman yang menyenangkan setelah memungut sampah dapat mendorong saya untuk mengulangi perilaku tersebut di kemudian hari. Dari pengalaman ini, saya menyadari bahwa kebiasaan peduli lingkungan dapat terbentuk melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara berulang dan memberikan pengalaman positif.











      Komentar

      Postingan populer dari blog ini

      Esai 1_Review Jurnal_Psi Lingkungan_Muhamad Ridho Rasyidin_25310410005